Contoh Pemakaian GMT

Mari kita buat contoh pemakaian sederhana dari aplikasi Generic Mapping Tools (GMT) yang telah kita bahas pada posting sebelumnya.

#!/usr/bin/bash
# Memakai GMT versi 5.2.1
# Plot Peta Indonesia dan Peta Pulau Rote
# Demonstrasi resolusi garis pantai GSHHG low [-Dl] vs. full [-Df]

hasil1="peta_indonesia.ps"
hasil2="peta_rote.ps"
area1="-R94/142/-15/10"
area2="-R122:35/123:30/-11:02/-10:22"
# proyeksi Mercator; plot sebesar 8.5 inch
proyeksi="-JM8.5i"

# Kerangka peta sederhana satu garis
gmt set MAP_FRAME_TYPE plain

# Peta Indonesia dan garis pantai [-Dl]= garis pantai GSHHS resolusi rendah
gmt pscoast $area1 -Xc -Yr1.75i $proyeksi -Dl -Ba5 -N1 -Wthinnest > $hasil1
# Plot inset box Pulau Rote dengan warna merah
cat  $hasil1
122.58 -11.03
123.50 -11.03
123.50 -10.36
122.58 -10.36
122.58 -11.03
EOF

# Peta Pulau Rote dan garis pantai [-Df]= garis pantai GSHHS resolusi penuh
gmt pscoast $area2 -Xc $proyeksi -Df -Ba0.25 -N1 -Wthinnest > $hasil2

Hasilnya bisa kita lihat pada dua plot peta di bawah:

map-of-indonesia

Fig 1. Peta Indonesia

peta_rote

Fig 2. Peta Rote

GMT dengan data garis pantai GSHHG bawaan mempunyai resolusi data cukup tinggi untuk menampilkan peta yang kita inginkan.

Advertisements