Plotting Peta Rote menggunakan data SRTM 1 Arc-Second

Kali ini kita akan memakai Generic Mapping Tool (GMT) untuk membuat peta Pulau Rote menggunakan data SRTM 1 Arc-Second. Data ini bisa anda unduh dari server USGS, NASA, CGIAR atau pun server lain. Pilihlah data SRTM yang telah dibenahi (void-filled) dengan menggunakan DEM lain (misalnya dengan data ASTER). Format file yang akan anda unduh bisa berupa file HGT yang dikompres, atau berupa Geo-Tiff file. File tersebut selanjutnya perlu diubah menjadi format grid supaya bisa dibaca oleh GMT.

Pada contoh ini saya mengunduh file dari server USGS. Dua file Geo-tiff [S11E122_1arc_v3.tif dan S11E123_1arc_v3.tif] tersebut saya gabungkan dengan menggunakan QGIS Desktop (Seandainya anda mau semua dikerjakan menggunakan GMT pun tidak lah menjadi masalah). Begitupula pengambilan subset khusus untuk pulau rote [122.583/123.500/-11.000/-10.367].

S11E122-and-S11E123-srtm-1arc-second

Figure 1. Geo-tiff S11E122 dan S11E123

$ gmt grdconvert rote1v3.tif rote1v3.grd

Selanjutnya script sederhana ini akan menghasilkan peta Pulau Rote dari data SRTM tadi.

#!/usr/bin/bash
# Plot Peta Pulau Rote dari SRTM 1 Arc-Second
# GMT 5.2.1
# Oleh: Hendro Nugroho

# 1. Download srtm 1 arc-second Geo-Tiff atau hgt file [S11E122.hgt.zip dan S11E123.hgt.zip] dari server penyedia [USGS, CGIAR atau server lain]
# 2. Uncompressed dua file tersebut dan gabungkan --> bisa memakai QGIS atau GMT
# 3. Ambil subset khusus untuk wilayah Pulau Rote saja [122.583/123.500/-11.000/-10.367]
# 4. Konversi menjadi grid file. Pastikan file dalam format GMT grid

grd_rote="rote1v3.grd"
grd_rote_i="rote1v3_i.grd"
mycpt="rt_globe.cpt"
hasil="peta_rote.ps"

# Membuat color pallet sendiri dari grid file
# gmt grd2cpt $grd_rote -Celevation -L0/500 -S0/500/50 > rt_elev.cpt
# gmt grd2cpt $grd_rote -Celevation -G-0.001/8500 -L0/500 -S0/500/25 > rt_etopo.cpt
gmt grd2cpt $grd_rote -Celevation -G0/10000 -L0/500 -S0/500/25 > rt_globe.cpt

# Membuat gradient untuk iluminasi plot rote
gmt grdgradient $grd_rote -A45 -Nt1 -Grote_i.grd

# Siapkan pemotong
gmt pscoast -R$grd_rote -JM8.5i -Xc -Df -Gc -K > $hasil

# Plot topografi dan ilumninasinya
gmt grdimage $grd_rote -I$grd_rote_i -C$mycpt -R -JM -Xc -Q -O -K >> $hasil

# Lepaskan pemotong
gmt pscoast -R -JM -Xc -O -K -Q >> $hasil

# Menggambar garis pantai GSHHG full
gmt pscoast -R -JM -Xc -Df -Wthinnest -B0.25g0.25 -B+t"Peta Pulau Rote" -O -K >> $hasil

# Menggambar kerangka dan skala peta
gmt psbasemap -R -JM -Xc -B -LjBR+c20+w40+f+o0.15i/0.2i -O -K >> $hasil

# Skala ketingginan dari warna palet
gmt psscale -DjTL+o0.3i/0.1i+w4i/0.2i+h -R -J -C$mycpt -Bx50f25 -By+lm -I -O -K >> $hasil

# Simbol orientasi peta
echo 123.375 -10.875 | gmt psxy -R -J -O -K -Sc1.4i -Gwhite >> $hasil
gmt psbasemap -R -J -O -K --FONT_TITLE=12p --MAP_TICK_LENGTH_PRIMARY=0.05i -Tm123.375/-10.875+w1i+t45/10/5+jCM --FONT_ANNOT_SECONDARY=8p >> $hasil

Inilah hasilnya:

rote_map

Figure 2. Peta Pulau Rote

Contoh Pemakaian GMT

Mari kita buat contoh pemakaian sederhana dari aplikasi Generic Mapping Tools (GMT) yang telah kita bahas pada posting sebelumnya.

#!/usr/bin/bash
# Memakai GMT versi 5.2.1
# Plot Peta Indonesia dan Peta Pulau Rote
# Demonstrasi resolusi garis pantai GSHHG low [-Dl] vs. full [-Df]

hasil1="peta_indonesia.ps"
hasil2="peta_rote.ps"
area1="-R94/142/-15/10"
area2="-R122:35/123:30/-11:02/-10:22"
# proyeksi Mercator; plot sebesar 8.5 inch
proyeksi="-JM8.5i"

# Kerangka peta sederhana satu garis
gmt set MAP_FRAME_TYPE plain

# Peta Indonesia dan garis pantai [-Dl]= garis pantai GSHHS resolusi rendah
gmt pscoast $area1 -Xc -Yr1.75i $proyeksi -Dl -Ba5 -N1 -Wthinnest > $hasil1
# Plot inset box Pulau Rote dengan warna merah
cat  $hasil1
122.58 -11.03
123.50 -11.03
123.50 -10.36
122.58 -10.36
122.58 -11.03
EOF

# Peta Pulau Rote dan garis pantai [-Df]= garis pantai GSHHS resolusi penuh
gmt pscoast $area2 -Xc $proyeksi -Df -Ba0.25 -N1 -Wthinnest > $hasil2

Hasilnya bisa kita lihat pada dua plot peta di bawah:

map-of-indonesia

Fig 1. Peta Indonesia

peta_rote

Fig 2. Peta Rote

GMT dengan data garis pantai GSHHG bawaan mempunyai resolusi data cukup tinggi untuk menampilkan peta yang kita inginkan.