Plotting Peta Jaringan YS

stasiun-YS

Jaringan YS adalah jaringan seismic recorder sementara dalam rangka penelitian di daerah Busur Banda. Data titik koordinat dan nama stasiun ini akan saya ambil untuk memaparkan pengeplotan titik, jaringan tringulasi, dan plot nama stasiun menggunakan aplikasi Generic Mapping Tools. Background topografi yang akan dipakai kali ini diambil dari SRTM 15 plus dari NOAA. Master color palette table yang akan saya pakai adalah gray.cpt.

Berikut ini adalah script untuk plotting peta jaringan YS tersebut:

#!/usr/bin/bash

# Plot stasiun seismometer network YS
# Sumber: http://www.fdsn.org/networks/detail/YS_2014/
# Ekstraksi informasi: lon, lat, nama_stasiun
# Data grid topografi: SRTM15 plus
# GMT 5.2.1
# oleh: Hendro Nugroho

data='/home/eagle1/Data/srtm15-plus/'
srtm15_ori='topo15.grd'
ntt='srtm_ntt.grd'
ntti='srtm_ntt_i.grd'
out='net_YS.ps'
area='-R118.5/127.5/-11.5/-7.5'
cpt='ntt_gray.cpt'

# potong srtm15+
gmt grdcut $data$srtm15_ori $area -G$ntt

# membuat cpt abu-abu
gmt grd2cpt $ntt -Cgray > $cpt

# Membuat gradient dari file grid NTT
gmt grdgradient $ntt -A345 -Ne0.6 -G$ntti

# plot grd plus iluminasi
gmt grdimage $ntt -JM8.5i -Xc $area -I$ntti -C$cpt -K > $out 

# buat jaringan triangulasi
# Sumber: http://ds.iris.edu/mda/YS?timewindow=2014-2017
# Ekstraksi informasi:
# Lon Lat elev station
# 124.411500  -8.219400 69  ALRB
# Nama file: stasiun_YS.gmt; hasil triangulasi: ys.net.gmt
gmt triangulate stasiun_YS.gmt -M > ys.net.gmt

# frame peta
gmt psbasemap $area -JM8.5i -Xc -Ba1f1 -K > $out

# siapkan clipper
gmt pscoast -R -JM -Xc -Di -Gc -O -K >> $out

# plot grd plus iluminasi
gmt grdimage $ntt -JM -Xc $area -I$ntti -C$cpt -O -K >> $out 

# undo clipping
gmt pscoast -R -JM -B -Xc -O -K -Q >> $out
#
# peta garis pantai
gmt pscoast -R -JM -Xc -B -Di -Wthinnest -O -K >> $out
# plot triangulasi
gmt psxy ys.net.gmt -R -JM -Xc -B -W -O -K >> $out
# plot stasiun
gmt psxy stasiun_YS.gmt -R -JM -Xc -Sc0.06i -Gred -O -K >> $out
gmt psxy stasiun_YS.gmt -R -JM -Xc -Sc0.04i -Gwhite -O -K >> $out
# plot nama stasiun dari file nama_stasiun.gmt
# Isi file adalah ekstraksi informasi yg terdiri dari
# Lon Lat Justify Station
# CB = Center Bottom
# 124.411500 -8.219400 CB ALRB
gmt pstext nama_stasiun.gmt -R -JM -F+f6p,Helvetica,red+j -D0/0.05i -N -Gwhite -Wthinnest -C0.02i -O >> $out

Silakan Anda coba!

Contoh Pemakaian GMT

Mari kita buat contoh pemakaian sederhana dari aplikasi Generic Mapping Tools (GMT) yang telah kita bahas pada posting sebelumnya.

#!/usr/bin/bash
# Memakai GMT versi 5.2.1
# Plot Peta Indonesia dan Peta Pulau Rote
# Demonstrasi resolusi garis pantai GSHHG low [-Dl] vs. full [-Df]

hasil1="peta_indonesia.ps"
hasil2="peta_rote.ps"
area1="-R94/142/-15/10"
area2="-R122:35/123:30/-11:02/-10:22"
# proyeksi Mercator; plot sebesar 8.5 inch
proyeksi="-JM8.5i"

# Kerangka peta sederhana satu garis
gmt set MAP_FRAME_TYPE plain

# Peta Indonesia dan garis pantai [-Dl]= garis pantai GSHHS resolusi rendah
gmt pscoast $area1 -Xc -Yr1.75i $proyeksi -Dl -Ba5 -N1 -Wthinnest > $hasil1
# Plot inset box Pulau Rote dengan warna merah
cat  $hasil1
122.58 -11.03
123.50 -11.03
123.50 -10.36
122.58 -10.36
122.58 -11.03
EOF

# Peta Pulau Rote dan garis pantai [-Df]= garis pantai GSHHS resolusi penuh
gmt pscoast $area2 -Xc $proyeksi -Df -Ba0.25 -N1 -Wthinnest > $hasil2

Hasilnya bisa kita lihat pada dua plot peta di bawah:

map-of-indonesia

Fig 1. Peta Indonesia

peta_rote

Fig 2. Peta Rote

GMT dengan data garis pantai GSHHG bawaan mempunyai resolusi data cukup tinggi untuk menampilkan peta yang kita inginkan.